Rabu, 09 September 2015

E-Government


Makna E-Government

E-Government merupakan kependekan dari elektronik pemerintah. E-Governtment biasa dikenal e-gov, pemerintah digital, online pemerintah atau pemerintah transformasi. E-Government adalah suatu upaya untuk mengembangkan penyalenggaraan kepemerintahan yang berbasis elektronik. Suatu penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan  pemerintah dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Ada empat model pengiriman E-Government, antara lain :
  1. Government-to-Citizen (G2C)
  2. Government-to-Business (G2B)
  3. Government-to-Government (G2G)
  4. Government-to-Employees (G2E)

E-Goverment adalah penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. E-Government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis. Keuntungan yang paling diharapkan dari e-Government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang lebih baik dari pelayanan publik.


Contoh Aplikasi SI pada E-Government

Manajemen integrasi dan pertukaaran data (MANTRA)

Aplikasi MANTRA bermanfaat untuk menjembatani pertukaran data antar instansi pemerintah meskipun berbeda Database, Aplikasi maupun Sistem Operasinya. Aplikasi MANTRA dapat difungsikan sebagai GSB (Government Service Bus) dan Web-API (Application Programming Interface).

GSB merupakan suatu sistem yang mengelola integrasi informasi dan pertukaran data antar instansi pemerintah. GSB mampu mensinergikan informasi dari beberapa Web-API (Application Programming Interface). Web-API dapat dipandang sebagai media Interoperabilitas Sistem Informasi.

Sampai saat ini aplikasi MANTRA telah digunakan di :
  1. Ditjen Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri
  2. BNP2TKI
  3. Kementerian Komunikasi dan Informatika
  4. Ditjen Pajak, Kementerian Keuangan
  5. LKPP
  6. Kementerian Luar Negeri
  7. Pemkab Bangka
  8. Pemkot Pekalongan
  9. Pemprov Jawa Barat
Instansi yang ingin menggunakan aplikasi MANTRA dapat menghubungi Direktorat e-Government untuk selanjutnya mengirimkan surat resmi kepada Direktur e-Government perihal permohonan pemanfaatan, bimbingan teknis dan instalasi Aplikasi MANTRA.


Ulasan

E-Government atau yang dikenal e-Gov ini merupakan salah satu dampak dari kemajuan teknologi di bidang sistem informasi. E-Gov itu sendiri adalah layanan pemerintah berbasis elektronik menggunakan teknologi digital yang biasanya diwujudkan dalam bentuk situs web pemerintahan dan membutuhkan batuan media internet untuk mengaksesnya.  Kuncinya adalah pemerintahan, dari pemerintahan itu di dalam penyampaiannya layanan e-gov ini dapat  digunakan kepada masyarakat, bisnis, sesama pemerintahan, dan karyawan pemerintahan itu sendiri untuk menjalin interaksi di kedua belah pihak. E-Gov mengutamakan pelayanannya terhadap masyarakat, selain itu e-Gov hanya akan berhasil jika ada dukungan yang kuat dari sebagian besar masyarakat dengan kata lain dukungan masyarakat sangat penting dalam menentukan layanan pemerintah apa saja yang harus dijadikan e-Gov. Dengan adanya e-Gov ini diharapkan program pemerintahan bisa lebih efisien, nyaman, dan memiliki akses yang lebih baik dibanding layanan publik biasa.


Sumber :


Daftar blog teman yang telah saya beri komentar :


3 komentar:

  1. artikel yang sangat bermanfaat...update terus mngenai sistem informasi ya :)

    BalasHapus
  2. Apa contoh sistem informasi dari model Government-to-Business (G2B)?

    BalasHapus
  3. Adakah contoh aplikasi E-Government yang lain yg tidak hanya digunakan di instansi pemerintahan saja?

    BalasHapus